๐Ÿ† KREASI 2026 ๐Ÿซ MAN 13 Jakarta ๐Ÿงช Eksperimen Kuantitatif

A-WET

Arduino Waterโ€ขElectro Treatment

Sistem pengolahan air portable bertenaga surya yang memadukan elektrokoagulasi dan filtrasi bertingkat untuk mereduksi kekeruhan serta kandungan mikroplastik pada air tercemar โ€” studi kasus Kali Layak, Depok.

๐Ÿ’ง Prototipe fisik A-WET sedang dikembangkan melalui riset eksperimen kuantitatif (Pretest-Posttest Control Two-Group Design). Semua data sensor pada halaman ini adalah simulasi yang menggambarkan cara kerja sistem โ€” bukan pembacaan langsung dari alat fisik.
โœจ ๐Ÿ’ง โœจ ๐Ÿ’ง
Logo A-WET โ€” Arduino Water Electro Treatment
Scroll
Latar Belakang

Krisis Mikroplastik pada Sumber Air

Industrialisasi, urbanisasi, dan konsumsi plastik yang terus meningkat memberi tekanan besar pada kualitas air. Metode filtrasi konvensional (pasir, arang) belum sepenuhnya efektif menahan partikel mikroplastik berukuran sangat kecil.

latar-belakang.exe

Mikroplastik โ€” partikel plastik berukuran < 5 mm โ€” kini ditemukan bukan hanya di laut dan sungai, tetapi juga pada air permukaan, air baku, hingga air tanah. Elektrokoagulasi dipilih sebagai metode reduksi karena terbukti efektif menurunkan kekeruhan (ยฑ87%) dan menggumpalkan partikel halus bermuatan negatif seperti mikroplastik, sehingga cocok dipadukan dengan sensor turbidity berbasis Arduino dalam satu sistem monitoring otomatis bertenaga surya.

<5mmUkuran partikel mikroplastik
3Metode terpadu dalam 1 alat
20 WpDitenagai panel surya
studi-kasus.log
๐Ÿ“

Kali Layak, Depok

Lokasi uji lapangan & sumber sampel air keruh
Tingkat kekeruhan1โ€“2
Warna air1,5โ€“2
Bau air1โ€“3
Kandungan partikel0,5โ€“1
Potensi penjernihan3

"Air keruh kecoklatan, bau menyengat, partikel halus mencemari aliran" โ€” observasi lapangan & wawancara Bapak Rahadi, aktivis lingkungan setempat.

Cara Kerja

Alur Proses Pengolahan 8 Tahap

Dari pengambilan sampel hingga air jernih siap ditampung โ€” seluruh proses dikendalikan otomatis oleh Arduino Uno R3.

1๐Ÿชฃ
Ambil Sampel Air

Sumber: Kali Layak, Depok โ€” dialirkan ke tangki input (ยฑ5 liter).

2๐Ÿ“Š
Analisis Awal

Sensor TDS/EC + Turbidity membaca kondisi kekeruhan air baku.

3๐Ÿชจ
Filtrasi Bertingkat

Kerikil โ†’ pasir halus โ†’ karbon aktif menahan partikel besar & organik.

4๐Ÿ”„
Pompa 1

Mengalirkan air hasil filtrasi menuju ruang elektrokoagulasi.

5โšก
Elektrokoagulasi

Elektroda Al + Fe dialiri arus DC, menggumpalkan mikroplastik & koloid.

6๐Ÿšฐ
Keran Pembuangan

Membuang endapan flok berat dari dasar ruang proses secara berkala.

7๐Ÿ”„
Pompa 2

Mengalirkan air hasil olahan menuju wadah uji yang terpisah.

8โœ…
Uji Turbidity Akhir

Sensor kedua mengukur kekeruhan akhir, terisolasi dari rambatan arus elektroda.

Dashboard Real-Time

Simulasi Sensor & Kontrol

Visualisasi cara kerja sistem monitoring A-WET secara siklik โ€” turbidity, TDS/EC, energi surya, baterai, pompa, dan elektrokoagulasi.

โš ๏ธ Catatan penting: penelitian A-WET menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan rancangan Pretest-Posttest Control Two-Group Design, dan prototipe fisiknya belum dirakit & diuji langsung di lapangan (Kali Layak). Seluruh angka pada dashboard ini adalah data simulasi yang dibangkitkan oleh skrip berdasarkan rentang nilai wajar dari studi literatur & rancangan sistem, untuk menggambarkan bagaimana A-WET akan bekerja saat pengujian pretest-posttest yang sesungguhnya dilakukan. Ini bukan pembacaan sensor real-time dari alat fisik.
SIMULASI BERJALAN โ˜€๏ธ 06:00 (waktu simulasi)
LCD I2C 16x2 โ€” MODUL KONTROL ARDUINO UNO R3
STANDBY // SIAP
> Menunggu sampel air dialirkan ke tangki input
๐ŸŒŠTurbidity โ€” Air Baku
0NTU
Sensor 1 ยท sebelum olahNTU
๐Ÿ’ŽTurbidity โ€” Air Hasil Olahan
0NTU
Sensor 2 ยท setelah olahNTU
๐ŸงชTDS / EC โ€” Air Baku
0ppm
Total padatan terlarutppm
๐Ÿ“ˆEfisiensi Reduksi Kekeruhan
0%
0%
(Turbidity awal โˆ’ akhir) / awal ร— 100%
โ˜€๏ธPanel Surya โ€” Tegangan
0V
20 Wp ยท posisi terbukaVolt
๐Ÿ”ŒPanel Surya โ€” Arus
0A
Charge controller PWM 10AAmpere
โšกPanel Surya โ€” Daya
0W
Daya sesaat (Vร—A)Watt
๐Ÿ”‹Baterai / Aki 12V 7Ah
0%
0%
0 V
๐Ÿ”„Status Pompa 1
Standby
Filtrasi โ†’ ElektrokoagulasiDC 12V
๐Ÿ”„Status Pompa 2
Standby
Elektrokoagulasi โ†’ Wadah ujiDC 12V
๐ŸงฒArus Elektrokoagulasi
0A
Elektroda Al + FeAmpere DC
Spesifikasi Teknis

Dimensi & Komponen Alat

Angka rancangan awal alat โ€” nilai final menyesuaikan saat prototipe fisik direalisasikan untuk pengujian eksperimen di lapangan.

Dimensi badan utama (Pร—Lร—T)55 ร— 38 ร— 42 cm
Berat kosong (tanpa air)ยฑ 7โ€“8 kg
Kapasitas tangki inputยฑ 5 liter
Kapasitas tangki outputยฑ 5 liter
Panel surya (posisi terbuka)36 ร— 51 cm ยท 20 Wp
Diameter roda12 cm (2 buah)
Pegangan teleskopikยฑ 65 cm
Tegangan sistem12V DC โ†’ 5V DC
Kapasitas baterai12V 7Ah (aki kering)
๐Ÿง 
Arduino Uno R3Otak sistem & logika kontrol
๐ŸŒŠ
Sensor Turbidity ร—2Kekeruhan sebelum & sesudah olah
๐Ÿงช
Sensor TDS / ECTotal padatan terlarut air baku
๐Ÿ–ฅ๏ธ
LCD I2C 16ร—2Menampilkan status proses real-time
๐Ÿ”€
Relay Module 4CHSaklar otomatis pompa & elektroda
โ˜€๏ธ
Panel Surya Lipat 20 WpSumber energi utama, mode transport
๐Ÿ”‹
Charge Controller PWM 10A + Aki 12V 7AhManajemen daya & penyimpanan energi
Metode Penelitian

Eksperimen Kuantitatif

Rancangan Pretest-Posttest Control Two-Group Design โ€” membandingkan kelompok yang diberi perlakuan A-WET dengan kelompok kontrol untuk menguji efektivitas penurunan kekeruhan & mikroplastik.

kelompok-eksperimen.log
๐Ÿงช

Kelompok Eksperimen

Air Kali Layak โ€” diberi perlakuan sistem A-WET
Pretest โ†’ Perlakuan A-WET
Elektrokoagulasi + Filtrasi
โ†’ Posttest

Hasil pretest & posttest dibandingkan untuk mengetahui perubahan nilai kekeruhan dan jumlah mikroplastik akibat perlakuan A-WET.

kelompok-kontrol.log
๐Ÿšฐ

Kelompok Kontrol

Air keran โ€” tanpa perlakuan A-WET
Pretest โ†’ Tanpa Perlakuan โ†’ Posttest

Berfungsi sebagai pembanding, untuk memastikan perubahan pada kelompok eksperimen benar terjadi akibat perlakuan A-WET โ€” bukan faktor lain.

Variabel Bebas (X) Sistem A-WET โ€” kombinasi elektrokoagulasi & filtrasi bertingkat
Variabel Terikat (Y) Tingkat kekeruhan air & jumlah mikroplastik setelah pengolahan
Variabel Kontrol Volume sampel, jenis & ukuran elektroda, jarak antar-elektroda, lama elektrokoagulasi, media filtrasi, kondisi pengujian
Tim Peneliti

Dibalik A-WET

Dikembangkan untuk KREASI 2026 โ€” Kompetisi Riset dan Inovasi Siswa Indonesia.

KJ
Keysha Janeeta Rahmadytha
Tim Peneliti โœ‰ keyshajaneetaa@gmail.com
NJ
Nisrina Jamil Maghfirah
Tim Peneliti โœ‰ nisrinajamil09@gmail.com
DF
Diyah Fitri Rochani, S.Pd., M.Si.
Guru Pembimbing โœ‰ diyahf879@gmail.com
๐Ÿซ MAN 13 Jakarta
Bidang KREASI (MSTL) ยท Sub Bidang Ilmu Hayati, Kimia dan Lingkungan โ€” Jl. Syukur No. 1, Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan
๐Ÿ† KREASI 2026