Arduino WaterโขElectro Treatment
Sistem pengolahan air portable bertenaga surya yang memadukan elektrokoagulasi dan filtrasi bertingkat untuk mereduksi kekeruhan serta kandungan mikroplastik pada air tercemar โ studi kasus Kali Layak, Depok.
Industrialisasi, urbanisasi, dan konsumsi plastik yang terus meningkat memberi tekanan besar pada kualitas air. Metode filtrasi konvensional (pasir, arang) belum sepenuhnya efektif menahan partikel mikroplastik berukuran sangat kecil.
Mikroplastik โ partikel plastik berukuran < 5 mm โ kini ditemukan bukan hanya di laut dan sungai, tetapi juga pada air permukaan, air baku, hingga air tanah. Elektrokoagulasi dipilih sebagai metode reduksi karena terbukti efektif menurunkan kekeruhan (ยฑ87%) dan menggumpalkan partikel halus bermuatan negatif seperti mikroplastik, sehingga cocok dipadukan dengan sensor turbidity berbasis Arduino dalam satu sistem monitoring otomatis bertenaga surya.
"Air keruh kecoklatan, bau menyengat, partikel halus mencemari aliran" โ observasi lapangan & wawancara Bapak Rahadi, aktivis lingkungan setempat.
Dari pengambilan sampel hingga air jernih siap ditampung โ seluruh proses dikendalikan otomatis oleh Arduino Uno R3.
Sumber: Kali Layak, Depok โ dialirkan ke tangki input (ยฑ5 liter).
Sensor TDS/EC + Turbidity membaca kondisi kekeruhan air baku.
Kerikil โ pasir halus โ karbon aktif menahan partikel besar & organik.
Mengalirkan air hasil filtrasi menuju ruang elektrokoagulasi.
Elektroda Al + Fe dialiri arus DC, menggumpalkan mikroplastik & koloid.
Membuang endapan flok berat dari dasar ruang proses secara berkala.
Mengalirkan air hasil olahan menuju wadah uji yang terpisah.
Sensor kedua mengukur kekeruhan akhir, terisolasi dari rambatan arus elektroda.
Visualisasi cara kerja sistem monitoring A-WET secara siklik โ turbidity, TDS/EC, energi surya, baterai, pompa, dan elektrokoagulasi.
Angka rancangan awal alat โ nilai final menyesuaikan saat prototipe fisik direalisasikan untuk pengujian eksperimen di lapangan.
| Dimensi badan utama (PรLรT) | 55 ร 38 ร 42 cm |
| Berat kosong (tanpa air) | ยฑ 7โ8 kg |
| Kapasitas tangki input | ยฑ 5 liter |
| Kapasitas tangki output | ยฑ 5 liter |
| Panel surya (posisi terbuka) | 36 ร 51 cm ยท 20 Wp |
| Diameter roda | 12 cm (2 buah) |
| Pegangan teleskopik | ยฑ 65 cm |
| Tegangan sistem | 12V DC โ 5V DC |
| Kapasitas baterai | 12V 7Ah (aki kering) |
Rancangan Pretest-Posttest Control Two-Group Design โ membandingkan kelompok yang diberi perlakuan A-WET dengan kelompok kontrol untuk menguji efektivitas penurunan kekeruhan & mikroplastik.
Hasil pretest & posttest dibandingkan untuk mengetahui perubahan nilai kekeruhan dan jumlah mikroplastik akibat perlakuan A-WET.
Berfungsi sebagai pembanding, untuk memastikan perubahan pada kelompok eksperimen benar terjadi akibat perlakuan A-WET โ bukan faktor lain.
Dikembangkan untuk KREASI 2026 โ Kompetisi Riset dan Inovasi Siswa Indonesia.